Selasa, 27-10-2026
  • Pengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam Tirtayasa
  • Pengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam TirtayasaPengelola TK,SD dan SMP Islam Tirtayasa

PERAKA SMP

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Gerakan Pramuka di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler mingguan, melainkan sebuah wadah nyata pembentukan karakter generasi muda. Pada minggu ini tepatnya hari Rabu 7 Oktober 2026, lapangan sekolah mendadak berubah riuh. Seluruh peserta didik dari kelas VII, VIII, dan IX berkumpul dengan seragam Pramuka lengkap, membawa tas ransel besar, tenda, serta semangat tinggi untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Rabu-Kamis (Peraka). Dengan mengusung tema Belajar Sareng Bangkit Sedanten mereka para pemuda pramuka melangkah menuju tempat perkemahan mereka di Lapangan Kampung Pekijing.

Hari Pertama: Pendirian Tenda hingga Kehangatan Api Unggun

Kegiatan dimulai pada Rabu pagi dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh pembina apel. Setelah upacara selesai, para peserta yang tergabung dalam regu-regu putra dan putri langsung sibuk membagi tugas. Ada yang membawa tiang, ada yang membentangkan terpal, dan ada pula yang merangkai tali temali untuk mendirikan tenda masing-masing. Gelak tawa dan sedikit kepanikan kecil mewarnai proses pendirian tenda—pemandangan khas yang melatih kesabaran dan kerja sama kelompok.

Menjelang siang hingga sore hari, acara diisi dengan berbagai materi kepramukaan yang interaktif. Mulai dari pendalaman sandi (seperti sandi morse dan rumput), teknik tali-temali ( pioneering), hingga perlombaan. Meski matahari cukup terik, para anggota Pramuka Penggalang tetap antusias mengikuti setiap pos yang disiapkan oleh kakak-kakak dewan kerja.

Ketika malam tiba, suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti bumi perkemahan melalui upacara api unggun. Lingkaran cahaya api yang membara menjadi saksi bisu kehangatan kebersamaan. Tiap-tiap regu kemudian menampilkan pentas seni yang kreatif—mulai dari yel-yel penuh semangat, drama singkat, hingga pertunjukan akustik yang mengundang tepuk tangan riuh dari seluruh peserta dan guru pembina. Acara malam ditutup dengan kegiatan renungan jiwa dan jerit malam (jiwa korsa) untuk melatih keberanian serta ketenangan diri.

Hari Kedua: Senam Pagi, Penjelajahan, dan Haru Penutupan

Mentari pagi di hari Minggu menyambut para peserta dengan udara yang segar. Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjemaah dilanjutkan senam pagi bersama untuk meregangkan otot-otot yang kaku.

Setelah sarapan pagi hasil masakan darurat masing-masing regu, acara dilanjutkan dengan jelajah alam (hiking). Sepanjang rute penjelajahan, para peserta ditantang untuk memecahkan peta rute, mengenali tanda jejak, serta menjaga kebersihan lingkungan alam sekitar. Aktivitas ini tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa peduli terhadap kelestarian alam.

Menjelang siang, seluruh peserta merapikan area perkemahan (korve tenda) dengan prinsip “meninggalkan tempat perkemahan hanya dengan jejak kaki”. Acara puncak ditutup dengan upacara penutupan yang diwarnai perasaan haru dan bangga. Pengumuman regu tergiat, regu dengan tenda terbersih, dan penyerahan penghargaan menjadi penutup yang manis.

Perkemahan ini membuktikan bahwa Pramuka bukan sekadar tali dan simpul, tetapi tentang bagaimana anak-anak SMP belajar bertahan, saling merangkul, dan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, serta bertanggung jawab.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan

Post Terkait

Manasik Haji TP. 2026-2027

Senin, 19 Okt 2026

Ekstrakurikuler Silat

Senin, 12 Okt 2026

Ekstrakurikuler Sepatu Roda

Senin, 12 Okt 2026

Pertemuan Orang Tua dan Guru

Senin, 12 Okt 2026

Lapenta Goes To TMII

Senin, 12 Okt 2026

Cimory Goes To School

Senin, 12 Okt 2026

Gebyar Peringatan 17an

Senin, 24 Agu 2026

Recent Posts

Archives

Recent Comments

Categories